![]() |
| Seksi Acara Perayaan Paskah, Raymondus Dumupa dan Akwila Waine |
IMAPENAPANDODE
GORONTALO-Sudah Sukses Perayaan Paskah IMAPENAPANDODE GORONTALO pada hari Minggu 05-04-2015, 14.000 WITA Sampai selesai.
Dalam fenomena masyarakat Gorontalo dilihat dari sisi aspek agama
sangatlah minoritas agama Kristen dan wilayah yang mayoritas agama Islam.
Tidaklah
dipengaruhi dengan kondisi mayoritas muslim bagi masyarakat Papua yang sedang berdomisili
di kota Gorontalo terlebih khususnya bagi masiswa/i yang berasal MEUWO. Walaupun
kondisi daerah Gorontalo sangat minoritas agama kristen tetapi namun kepercayaan
seseorang tidaklah dibatasi oleh orang lain, maka itu Mahasiswa/i asal dari MEUWO
(IMAPENAPANDODE) dengan semangat membentuk panitia Perayaan Paskah.
Namun,
kondisi aspek masyarakat Gorontalo walaupun begitu tetapi Mahasiswa Meuwo “Mee Yokaa Gorontalo” telah membentuk Panitia pelaksana Paskah yang
dapat di pilih secara pemilihan demokasi untuk bertanggun jawab perayaan
Paskah. Dengan begitu pemilihan panitia pelaksana Paskah yang dipilih secara
sistem Demokrasi, dan yang di pilih sebagai Panitia Pelaksana adalah:
1. Ketua : Yulius Douw,
2. sekertaris : Derek Pekei
3. Bendahara : Agusten Badii.
Dari
sejak pembentukan panitia paskah tanggal, 14 Februari 2015 disekertariat Ikatan
Mahasiswa Pelajar Nabire, Paniai, Dogiyai Deiyai (IMAPENAPANDODE) yang
berkedudukan di provinsi Gorontalo sekertariat Jalan Panjahitan Kota Gorontalo dan
telah di lantik sebagai Panitia
Pelaksana Paskah oleh Badan Pengurus IMAPENAPANDODE Gorontalo.
Begitu dalam berjalan selama
kepanitiaan diiringi dengan suka Duka, susah payah dan banyak pengorbanan dan
tantangan tetapi panitia bisa beratahan bertanggun jawab segalah persoalan yang
terjadi dalam roda kepanitiaan sampai acara Perayaan Paskah berlansung pada
hari Minggu,05 April 2015, 14.00 WITA sampai selesai, telah di memeriahkan atas
wafat dan Kebangkitan Sang Putra Allah.
Gelar acara Ibadah Perayaan Paskah
berlansung sangatlah tertip seluruh mahasiswa/i IMAPENAPANDODE maupun Undangan
untuk mengikuti dan memeriahkan atas Wafat
dan Kebagkitan Putra Tunggal Tuhan Kita Yesus Kristus dan diringi dengan
nyanyian-nyanyian untuk memuji-Nya, baik Nyanyian kesaksian dan lagu pengantar
pembukaan sampai penutup sangat Happy.
Dalam Ruang Renungan Pemabawa Firman Tuhan diceritakan dengan dalam Firman Kebenaran dengan Thema: KRISTUS YANG BANGKIT, MENGUTUS KITA MEWUJTKAN DAMAI SEJAHTERA (Yohanes 20.21), dan Sub Thema: Melalui Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus Mengajak Kita Untuk Mewujutkan Rasa Syukur Dalam Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama Manusia.
Kesimpulan, Renungan Firman Kebenaran yang disimpulkan oleh Pembawa Firman Kebenaran (Frans Badii) “ Utang Penderitaan Tuhan Yesus Kristus, Ia dituntut Kepada Kita setiap Orang Wajib Bayar Darah Ku yang tumpah diatas Kayu Salib Oleh karena itu, Bagaimana Cara Kita, Balas Bayar Utang Penderitaan Tuhan Yesus Kristus, Apakah Kita bayar dengan Harta Benda yang kita Miliki dari Dunia Ini...? ataukah ada cara lain untuk membayar utang Darah Kristus...? Jadi Untuk Membayar Utang Darah Tuhan Yesus Kristus yang Tumpahkan di atas Kayu Salib itu di Bayar dengan melakukan hal-hal yang baik dan bersihkan Hati dan Pikiran itulah Ia dituntut kepada Kita ”.
Good
Easter
By
Sekertaris
Ikatan Mahasiswa Pelajar Nabire (IMAPEN),
